E-Book Kak Dani Store

E-Book Kak Dani Store



H

alo Bpk/Ibu semuanya terimakasih telah mengklik Link dari Web Blog kami ini, sebelumnya perkenalkan, saya Dani. Di sini saya ingin mengajak sekaligus mempresentasikan jenis usaha kami yang bergerak di bidang Digital Printing. Pertanyaannya, kenapa kami mengajak anda dan apa alasannya supaya anda bersedia dan wajib menerima ajakan kami untuk bergabung di bisnis Digital Printing ini.

Pertama    : Modalnya amat sangat tidak masuk akal alias murah dan terjangkau

Kedua        : Senjata utamanya hanya Handphone atau Gadget anda

Ketiga        : Jenis usahanya bukan barang mentah yang bisa basi

Keempat   : Tidak harus stok barang

Kelima       : Bisa di Online kan yang mana disini sudah pasti (tidak akan terhalang waktu dan tempat)

Nah sebelum kami berbicara lebih lanjut mengenai system berbisnis di kami mengenai semua produk, cara pemasaran, serta bagi hasil, dan lain-lain, izin kan kami untuk memberikan bekal mindset positif terlebih dahulu kepada bpk/ibu sekalian. Karena apapun bisnisnya, apapun usahanya, apapun dagangan serta jualannya musuh utama yang paling besar itu sebenarnya bukan competitor, bukan perang harga, dll melainkan diri kita sendiri yang bernama Mindset. Kenapa kami mengatakan demikian, karena kami yakin seyakin yakinnya pasti banyak di antara bapak ibu sekalian yang mempunyai ide lebih cemerlang dari kami yang mempunyai akal dan inspirasi lebih brilliant dari kami tetapi itu semua terhalang oleh yang namanya Mindset.

Contoh, berapa banyak orang di luaran sana yang mempunyai ide ingin membuka usaha di bidang kuliner, fashion, jasa, otomotif, dll tidak terealisasi hanya karena timbul kalimat pembunuh, Yaitu : ‘’yaahh udah banyak yang jualan nih’’, ‘’jualnya susah’’, ‘’harga mereka pada murah-murah’’, dll. Itulah sebabnya kenapa kami menyebutnya itu kalimat pembunuh. Karena timbulnya kalimat-kalimat itu di otak dan di mindset kita, benar-benar membuat kita mati, tidak ada greget semangat, terlalu banyak pertimbangan sampai akhirnya tidak melakukan apa-apa, sampai sini paham ya ?. Yang padahal, namanya usaha, berbisnis, berdagang, atau apapun itu namanya intinya hanya satu, yaitu Menjual, yang mana rumusnya adalah  Menjual = Menawarkan.

Dan yang namanya Menawarkan bisa di Terima, bisa juga di Tolak. Padahal sadar atau tidak  dalam kehidupan kita sehari-hari itu penuh dengan penawaran dan penuh dengan penerimaan bahkan penolakan. Contoh, ketika ada seseorang yang ingin membeli  motor baru dan meminta pendapat dengan saya motor mana sih kira-kira yang bagus dan cocok buat dia di antara Honda atau Yamaha, lalu saya merekomendasikan motor Honda dengan merk A misalnya, karena modelnya bagus, mesinnya awet, dll, lalu orang itu mikir-mikir kan, ‘’bener gak ya, bener gak ya’’ Ehh ternyata dia bertanya lagi kepada temannya yang lain, dan temannya yang lain berkata ''kayaknya bagusan Yamaha deh karena begini, begini, begini, begini''. Nah perkara dia lebih memilih saran saya atau saran temannya yang lain itu urusan dia dong, dan apakah saya harus baper kalo saran saya tidak di tanggapi, gak juga kan ? Tetapi apabila dia mendengar saran saya sehingga dia membeli motor Honda, bukankah itu secara tidak langsung saya ini sama seperti Sales Motor ? yang tugasnya menjelaskan sebuah produk, menawarkan sebuah produk, serta merekomendasikan sebuah produk, perkara customer itu mau membeli atau tidak ya itu urusan dia, sama aja kan ? itu contoh yg pertama.

Contoh yang kedua, ketika beberapa waktu yang lalu atau beberapa tahun yang lalu rilis film Avengers, katakanlah si A ingin mengajak temannya menonton bareng, ''nonton ini yuk, nonton ini yuk'', padahal memangnya dia gak bisa nonton sendiri ? tapi karena menurut dia film itu asik dan bagus, makanya dia mencari teman untuk menonton bareng. Dan ketika dia mengajak temannya untuk nonton bareng dan temannya ada yang menolak, apakah dia harus baper ? apakah dia harus sakit hati ? dan apakah dia harus kapok  ? sampai akhirnya dia tidak akan mau mengajak nonton lagi teman-temannya kalau ada film yang bagus ? ya gak gitu juga kan ? pasti dia paham kalau diantara teman-temannya itu yang tidak mau bukan berarti karena menolak di ajak nonton, tetapi bisa jadi karena lagi tidak punya uang, atau lagi sibuk, atau mungkin film itu bukan selera dia, selesai kan. Tetapi kalau sampai ada temannya si A ini yang mau di ajakin nonton, berarti secara tidak langsung, bukankah sama saja dia sudah sama seperti salesnya itu film ? karena berkat ajakan dia, menjadi bertambah jumlah penontonnya, dan kalau bertambah jumlah penontonnya berarti bertambah pula jumlah omset pemasukan dari film itu kan ?

Dan masih baaaanyyaaakk contoh lain penawaran-penawaran yang terjadi didalam kehidupan kita. Sekarang kami ingin bertanya pada Bpk/Ibu sekalian, dari sekian banyak kejadian Penawaran di dalam hidup kita, di lingkungan kita, di setiap aktifitas kita, masa sih tidak mau kalau di balik penawaran itu ada transaksi, yang transaksi itu menguntungkan kita, pasti mau doong. Seperti contoh terakhir yang sangat sederhana ini. Saya kan laki-laki nih ya, ceritanya saya mau main futsal nih, ketika saya mau main futsal dan saya ingin mengajak teman, logika utama yang paling utama yaitu siapa yang akan saya ajak ? tentunya teman-teman saya yang pastinya laki-laki, dan umurnya sekitaran yang tidak jauh dari saya, ya kan ? ya gak ? kenapa saya bilang seperti itu ? karena kalau saya mengajak teman saya yang perempuan, ya gak akan mau lah, atau sama laki-laki tapi usianya sudah terlalu jauh lebih tua dari saya, katakanlah kakek-kakek, atau usianya jauh lebih muda dari saya seperti anak balita misalnya, mau sampai berbusa mulut saya gak akan ada yang mau saya ajak, walaupun sudah rayu-rayu, ya tetep aja gak akan ada yang mau kalau saya salah mengajak orang, sampai sini paham ya ?

Tetapi bukan berarti juga kalau saya mengajak teman-teman saya yang laki-laki serta se usia dengan saya, tidak ada jaminan juga kalau mereka akan mau, bisa jadi jadwal mainnya tidak cocok ya kan, atau dia kurang suka bermain futsal tetapi lebih suka bermain basket, bulu tangkis, dll ya kan, bisa di tolak juga kan ? nah solusinya apa ? apa saya harus baper ? apa saya harus sakit hati sampai akhirnya saya tidak jadi main futsal ? ya enggak lah, tanpa pikir panjang saya langsung mencari teman saya yang lain yang bisa bermain futsal dengan saya sampai akhirnya terkumpul jumlah orang yang cukup untuk bermain bersama setelah banyak mengajak teman yang lainnya.

Inti pointnya sampe sini paham ya, bukan masalah mengajak atau tidak mengajaknya, tetapi ini masalah penawaran, dan yang namanya penawaran pasti akan ada penerimaan dan penolakan, dan di balik penawaran atau setelah penawaran biasanya akan ada transaksi yang terjadi, entah itu untuk kita atau untuk orang lain.

Begitu juga dengan jualan, mau jualan apapun, mau usaha apapun, dan mau bisnis apapun pastikan yang paling utama itu tentukan siapa orang yang akan di tawarkan, kalau sudah tahu siapa saja orang-orang yang mau atau akan di tawarkan, pastikan kalau jumlah orang yang di tawarkan itu banyak, alias tidak terbatas, supaya kita tidak sibuk menghabiskan waktu kita hanya untuk menunggu jawaban dari setiap orang yang sudah kita tawarkan, fokus saja terus tawarkan lagi, tawarkan lagi, ke setiap orang yang berbeda, karena kita tidak pernah tahu keadaan seseorang saat kita tawarkan sesuatu. Dan ketika dia belum mau transaksi, bukan berarti dia tidak suka produk kita loh, belum tentu, bisa jadi dia memang belum butuh, ya kan. Atau sebenarnya butuh tetapi uangnya belum ada atau belum cukup, masa kita mau memaksa, dan harus kita cecar habis kah sampai dia beli ? ya engga laa, kita fokus aja cari customer lain yang pastinya sesuai target pasar kita.

Missalnya jika ingin menjual pakaian dalam wanita, tawarkanlah ke perempuan sesuai dengan jenis dan ukurannya, masa iya ke laki-laki, begitu pula kalau jualan pakaian dalam pria ya tawarkanlah hanya ke laki-laki, sesimpel itu kan. Sama juga halnya kalau kalian ingin menjual pakain muslim tawarkanlah ya hanya ke orang islam, kalau jualan pakaian nasrani ya tawarkanlah hanya ke orang Kristen. Yang sebenarnya masih bayak lagi contoh sederhana yang ada di sekeliling kita tetapi kita tidak engeh, kita hanya sibuk di kelilingi pikiran-pikiran yang rumit, kita juga merasa berkecil hati dengan mereka-mereka para pakar diluar sana yang menjual ilmu tentang Penjualan, Pemasaran, Marketing, dll. Yang padahal intinya adalah : Tawarkanlah Jasa Atau Produk Anda Pada Orang-Orang Yang Tepat dan Dengan Jumlah Orang Yang Sebanyak-Banyaknya.

Dan sekarang yang menjadi pertanyaannya, kira-kira apa sih yg membedakan antara pedagang yang satu dengan yang lain, antara penjual yang laris dengan yang tidak laris. Di zaman sekarang yang penuh dengan persaingan ini sudah bukan zamannya lagi kita jualan hanya sekedar menggelar karpet atau membuka toko, menyediakan dagangannya lalu menunggu pembeli datang, atau istilahnya lainnya menunggu bola. Sekarang itu zamannya kita yang menjemput rezeki, kita yang menghadap calon pembeli, kita yang menjemput bola. Tidak akan bisa kita bersaing kalau hanya duduk manis gelar dagangan setelah itu menunggu pembeli datang, atau hanya sekedar posting-posting dagangan sekali dua kali setelah itu menunggu ada yang chat. Kalau seperti itu mindset kita, atau cara kerja kita dalam berjualan, ketika nanti usaha kita belum laku atau tidak ada kemajuan, yang ada kita akan berkata : ‘’Aahh gw gak ada bakat jualan nih, gw gak ada bakat bisnis nih, dll''.

Padahal sebenarnya bukan tidak ada bakat tetapi belum tau pola dan jurusnya. Yang mana kita semua sudah sadar berapa banyak sekarang iklan berkeliaran di gadget kita, ada yang beriklan menggunakan FB ads, IG ads, Youtube ads, dll, yang tetapi apakah dengan mereka beriklan itu mereka sudah pasti hebat dan sukses ? belum tentu, kita tidak pernah tahu budget harian mereka dalam beriklan berapa, budget mingguan bahkan bulanan mereka berapa, dan kita tidak pernah tahu kalau pun ada transaksi dari hasil iklan mereka, berapa omset mereka ?, berapa laba bersih mereka dari terjualnya satu produk yang itu pun belum di potong dengan biaya iklan, itu sebabnya kami pribadi kurang tertarik dengan iklan berbayar apalagi kalau modal ngiklannya sangat minim, dan belum siap untuk bakar uang dalam artian belum siap rugi apabila tidak balik modal, lebih baik tidak usah memaksakan. Dan lebih baik kami mencari pola yang ampuh bagaimana kami tetap bisa berjualan meskipun tidak menggunakan iklan berbayar.

Sama hal nya seperti anda sekarang yang sedang membaca tulisan ini dari hasil kami men share informasi ini dengan cara yang manual (Gratis), bukan lewat ads (iklan berbayar) yang anda temukan lalu tiba-tiba anda klik. Oleh karena itu pada pembahasan selanjutnya, kami akan mengupas tuntas serta mengajarkan pada anda bagaimana cara anda bergabung dengan kami, bagaimana praktek langsung mengenai cara untuk mengembangkan bisnis Digital Printing ini, bagaimana cara menjual produk ini secara gratisan, bagaimana menghitung pola system dalam berjualan, bagaimana menentukan harga dan bagi hasil, bagaimana potensi penghasilannya, serta bagaimana peluang usaha ini bisa membuka lahan rezeki baru anda untuk membuka usaha lain, setelah mendapatkan ilmu dan prakteknya dalam menjalankan usaha Digital Printing ini bersama kami. 

Kurang apa lagi coba, kami tidak mau egois ingin berkembang sendiri, tetapi justru kami ingin membantu anda untuk bisa berkembang juga dengan nama sendiri dan brand sendiri tanpa harus bergantung pada suatu brand, keren kan ?, perusahaan mana atau peluang bisnis mana yang ingin partnernya juga tumbuh bersama dan besar bersama, dimana-mana perusahaan yang ada embel-embel mengajak bergabung di setiap ada peluang bisnisnya pasti si pemilik perusahaan lebih besar dan lebih cepat berkembangnya di bandingkan dengan mitra-mitranya atau member-membernya. Justru di sini kita berbeda, kita ingin kami dan anda tumbuh bersama, besar bersama dan sejahtera bersama, tanpa ada istilah Upline Downline, Atasan dan Bawahan, asik kan ?. Yang penting pastikan anda sudah memahami betul-betul penjelasan dari kami sebelumnya mengenai Mindset Berbisnis atau cara Berjualan,  sehingga apapun yang akan kami jelaskan pada pembahasan berikutnya, anda siap berkomitmen untuk diri anda sendiri, siap untuk berjuang, dan mau berusaha.

Tandai bagian ini untuk istirahat / baca nanti

Atau lanjutkan pembahasan berikutnya

 







H

alo semuanya terimakasih sudah melanjutkan membaca tulisan kami sampai tahap ini, kembali lagi bersama saya Dani. Pada tulisan sebelumnya kami sudah memberitahukan kepada anda bahwa pastikan anda sudah membaca semua serta memahami isi tulisan kami di atas yang semoga saat anda melanjutkan membaca tulisan kami berikutnya anda sudah satu frekuensi dan sepemahaman dengan kami. Karena kalau tulisan kami sebelumnya saja kita belum sepemahaman maka akan sulit untuk anda memahami apa yang akan kami terangkan dan akan kita mulai praktekan pada penjelasan berikutnya.

Dan kami tidak memaksa, karena masing-masing orang mempunyai menthor yang berbeda-beda, guru yang berbeda-beda, dan panutan yang berbeda-beda. Jangankan anda dengan kami, sesama para pakar saja pasti tidak akan sama jurus-jurusnya, misalkan pakar A dan pakar B pasti memiliki tekhnik dan kelihaiannya masing-masing yang berbeda, walaupun dua-duanya sama-sama pakar dan sama-sama jenius di bidangnya masing-masing. Begitu pula dengan cara yang akan kita bagikan pada kesempatan kali ini mungkin akan sama, atau mungkin akan berbeda dengan cara-cara yang mungkin sebelumnya pernah anda dapatkan di luaran sana. 

Yang pasti intinya kami akan menganggap bahwa anda yang melanjutkan membaca tulisan ini sudah sejalan dengan kami, sudah satu frekuensi dengan kami, dan pastikan anda membaca semuanya sampai habis, lalu sisanya anda yang simpulkan sendiri bahwa ilmu yang kami bagikan ini cocok untuk anda, bermanfaat untuk anda atau tidak. Dan kami amat sangat memahami berbedanya sudut pandang dari setiap individu yang tidak harus semuanya cocok dan sependapat dengan kami. Tetapi apa bila ada di antara bpk/ibu sekalian yang membaca tulisan ini tetapi belum membaca tulisan sebelumnya secara utuh kami sarankan untuk membaca terlebih dahulu tulisan sebelumnya supaya apapun yang akan kami sampaikan pada tulisan selanjutnya tidak terlalu banyak kebingungan atau salah paham sehingga tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan yang tentunya tidak dinginkan oleh kedua belah pihak baik itu dari pihak kami ataupun dari pihak anda.

Ok sekarang langsung kita mulai materinya ya. Sebelum kita masuk ke materi kami menghimbau kepada anda semua untuk meyiapkan catatan atau media apapun yang memungkinkan anda untuk bisa mencatat hal-hal penting yang akan kita sampaikan. Nah pada tulisan ini kami akan membagi beberapa bagian tentang apa saja yang akan kita pelajari dan akan kita share kepada anda :

Pertama, yang akan kita bahas adalah Product Knowledge, yaitu apa saja sih produk-produk di kami yang bisa anda gunakan sendiri maupun anda gunakan sebagai amunisi senjata untuk anda jualnya kembali. Kedua, bagaiman cara memasarkannya, dan yang Ketiga, bagaimana sistem bagi hasil serta potensi penghasilannya dengan hitung-hitungan yang sangat sederhana dan real.

Ok kita mulai, yang sekarang kita akan bahas Pertama, yaitu Product Knowledge. Kami di Kak Dani Store memiliki usaha bidang Digital Printing yang produknya di bagi menjadi dua, yaitu Produk Percetakan dan Produk Merchandise.

Secara kasat mata ketika anda melihat daftar isi dari semua produk kami, sebenarnya masih banyak produk Digital Printing yang tidak bisa kami tampilkan di atas karena saking banyaknya, tetapi pada umumnya produk-produk di atas yang telah kami tampilkanlah yang menurut kami lebih banyak di cari orang, dan saya yakin tanpa perlu saya menjelaskan panjang lebar anda sudah paham produknya, isi produknya seperti apa, mulai dari kartu nama, spanduk, kaos, stiker, dll, yang disitu lah uniknya peluang usaha ini :

Pertama, produknya simple, tidak perlu banyak presentasi untuk menjelaskan ke orang lain kalau ini barang apa, tidak serumit jualan skin care yang anda harus menjelaskan khasiatnya apa, kandungan didalamnya apa, dll dan juga tidak serumit jualan asuransi, property yang itu semua butuh penjelasan yang detail untuk mempresentasikannya serta tentunya dengan hitung-hitungan yang rumit. Walaupun bukan berarti bisnisnya jelek ya, masing-masing pasti ada kelebihan dan kekurangannya, kami menghargai bisnis apapun dan jenis usaha di bidang apapun, yang ibaratnya seperti ini : ‘’Mereka aja di luaran sana yang jualan produk sesulit itu betah kok, suvive kok, bertahan kok, malah tetap semangat sampai ada juga yang kaya raya dari bidang tersebut, masa iya kita jualan produk yang semudah ini aja gak bisa, ya kan ? ’’,

Kedua, produk ini merupakan produk kebutuhan dan produk kesukaan atau produk untuk melampiaskan hobby seseorang. Contoh seperti percetakan, kalau anda melihat jenis-jenis item barang yang ada diatas anda bisa memahami kalau produk itu bisa anda tawarkan pada orang-orang yang mempunyai usaha atau dagangan, seperti misalnya bikin spanduk, brosur, kartu nama, stiker, itu bisa di jadikan alat sebagai media promosi atau media untuk menampilkan brand mereka dan dagangan mereka, atau untuk orang-orang kerja dan kantoran pasti akan ada saja produk yang mereka butuhkan dari barang-barang percetakan ini.

Lalu merchandise, produk ini anda bisa tawarkan ke orang-orang yang tidak harus menunggu orang itu butuh tetapi anda bisa tawarkan pada orang-orang yang mempunyai hobby atau kesukaan pada sesuatu. Misalnya kalau ada orang yang hobby dengan sepak bola anda bisa tawarkan membuat kaos custome sesuai dengan klub bola favoritnya, kalau ada yang nge fans dengan Doraemon, Superman, Batman, Onepiece, Naruto atau apapun itu anda bisa tawarkan berbagai macam varian produk yang bisa di custome sesuai minat dan hobby mereka masing-masing.

Yang mana baik itu produk percetakan ataupun merchandise memiliki market yang saaaaangat besar, bisa laki-laki bisa juga perempuan, jangkauan usianya luas, tua muda bisa, asalkan yang tua jangan ketuaan dan yang muda jangan ke mudaan, karena logikanya mana ada kakek-kakek atau nenek-nenek yang membeli produk percetakan, kecuali kalau mereka mempunyai usaha, tentu akan ada saja kebutuhan untuk usaha mereka. Atau mana ada anak kecil yang membeli merchandise kita ya kan, sekalipun mereka mempunyai hobby yang spesifik, karena keuangan mereka di pegang sebagian besar oleh orang tuanya, dan juga mereka itu sudah mempunyai pasarnya sendri, yaitu pasarnya para penjual-penjual cemilan, makanan ringan, mainan anak-anak, dll, yang produknya itu marketnya memang anak kecil yang harga produknya sesuai dengan uang jajan mereka, sampai sini kira-kira paham ya, itu dari sisi Product Knowledge.

Sekarang yang Kedua akan kita bahas, yaitu Bagaimana Cara Memasarkannya. Seperti yang pernah kami sampaikan sebelumnya, apapun jenis usahanya, apapun produknya, mau bagus atau jelek, yang akan menang dalam persaingan perdagangan itu adalah mereka yang mau berusaha untuk menjemput calon pembeli, kita yang mencari calon pembeli, ‘’dalam tanda kutip tentunya sesuai dengan marketnya ya’’. Yang pasti kalau sudah tahu target marketnya siapa, kita yang berusaha mengunjungi mereka, karena sudah kami sampaikan juga sebelumnya sudah bukan zamannya lagi kita menunggu pembeli datang, atau sekedar posting dagangan lalu menunggu chat masuk. 

Tidak akan bisa kita bersaing, dan kalaupun bisa atau ada transaksi yang masuk, tidak akan mencapai jumlah angka yang besar, kecuali kalau kita artis atau selebgram yang memang sudah mempunyai banyak pengikut, sudah mempunyai banyak follower, mungkin asal sekedar posting sekali foto saja atau video lalu kita review pasti akan ada saja nanti yang chat untuk nanya-nanya atau bahkan beli langsung, dan itu pun bukan jaminan. Banyak juga artis atau selebgram yang posting sebuah produk, dari sejuta follower misalnya, yang like paling hanya ribuan, yang komen paling hanya ratusan bahkan puluhan, bisa kebayangkan yang transaksi berarti hanya berapa orang dari sekian juta pengikut dan follower.

Karena artis atau selebgram pun juga mempunyai beberapa kriteria, misalkan ada yang mau jualan jilbab, tentu endorsenya pada artis yang berhijab dong, masa iya ke artis yang belum berhijab. Atau jualan makanan bayi atau susu bayi, sudah pasti endorsenya ke artis atau selebgram yang sudah menikah dan sudah memiliki bayi, sesederhana dan sesimpel itu aja sebenernya jualan.

Tetapi kembali lagi kalau mindset bisnisnya belum positif atau ilmunya belum siap maka mau artis sebesar apapun atau selebgram sebanyak apapun followernya tidak ada jaminan akan sukses secara instant. Itu sebabnya mengapa beberapa artis, banyak yang sudah di kenal orang sukses di bidang entertainment tetapi gagal di bidang bisnis. Selebgram pun demikian, berapa banyak selebgram yang mempunyai follower jutaan, yang banyak menerima endorse sana sini yang sekalinya mendapat bayaran edorsenya mahal, mengapa banyak dari mereka itu hanya mempromosikan produk orang lain ? yang logikanya kalau memang pengaruh followernya itu bisa menaikan penjualan dari suatu brand kenapa dia tidak membuat usaha sendiri saja, buat apa dia mempromosikan barang orang lain terus ya kan ?

Dan memang kami mengakui bahkan menyadari tidak semua orang harus sejalan dan sepemikiran dengan kami, bisa jadi mereka tidak mau repot dan mager kalau membuat bisnis sendiri, mager mikirin produknya, mager mikirin untung ruginya, dll. ( mager = males gerak ). Kalau endorse kan simple, hanya video in atau foto in produknya terus review beberapa detik lalu posting, langsung jelas dapat duitnya berapa, kalau bisnis kan sesuatu hal yang tidak pasti, kalau lagi ramai ya ramai kalau lagi sepi ya sepi.

Sampai akhirnya timbul lah kalimat : ‘’memangnya artis atau selebgram yang terkenal itu sudah pasti sukses semua kalau mereka berbisnis ? Gak juga kan ?, yang gagal ada, yang bangkrut juga ada walaupun modal awal mereka gila-gilaan besarnya. Dan memangnya, apakah kita yang bukan artis terkenal, bukan selebgram yang mempunyai banyak follower sudah pasti gagal dalam berbisnis ? Gak juga kan ? ketahuilah dan sadarlah dunia ini adil pada mereka-mereka yang mau berusaha, berdoa, dan bersyukur ^_^

Sekarang kita kembali lagi ke materi tadi, Bagaimana Cara Memasarkannya ? Nah mulai pembahasan disini yang ingin kami sarankan sebaiknya anda mencatat satu demi satu tahap-tahap apa yang akan kami jabarkan.

Pertama, kami menyarankan, pastikan anda memiliki akun instagram khusus yang itu anda khususkan untuk membangun personal branding anda. Kalaupun anda sudah memiliki akun instagram, pastikan sejak anda ingin fokus memulai bisnis ini, anda tidak mencampur aduk antara postingan pribadi anda ataupun postingan tentang branding anda, walaupun kami mengerti sekali mungkin ada di antara anda semua yang menjadikan instagram sebagai tempat menyimpan berbagai moment-moment yang berharga atau kenangan dll, oleh sebab itu kami menyarankan agar di pisah mana akun instagram yang khusus untuk koleksi pribadi dan mana akun instagram yang khusus untuk membangun bisnis.

Tetapi ini kembali lagi kepada anda, yang kami sarankan barusan hanya himbauan bukan aturan baku, karena masing-masing orang mempunyai feelingnya sendiri-sendiri mana yang baik dan mana yang cocok untuk dirinya. Karena ada yang instagramnya khusus buat bisnis, isinya jualan semua tetapi tidak laku-laku, namun ada juga yang isi instagramnya campur aduk tetapi sekalinya posting jualan langsung ada saja yang nanya-nanya bahkan langsung membeli juga ada. Maka kami tadi menyarankan agar ikuti kata hati anda yang menurut anda cocok dan senang menjalaninya tanpa ada paksaan, itu hanya saran dari kami, karena point utamanya bukan itu, nanti point utamanya anda akan tahu.

Lalu yang Kedua, rapihkan tampilan bio di profil akun instagram anda, dan pastikan foto profilnya wajah anda yang kurang lebih seperti di bawah ini, anda bisa meniru atau memodifikasi sendiri sesuai dengan minat dan kriteria anda masing-masing dan yang pasti ada terkesan bahwa anda seorang pebisnis Digital Printing.


Yang Ketiga tentukan personal apa anda ingin di kenal banyak orang. Misal, anda suka kuliner, pastikan anda memposting semua gambar-gambar atau video yang berhubungan dengan kuliner setiap hari selama 1 bulan full, sehari satu gambar foto atau video. Kalau anda suka otomotif posting gambar-gambar tentang otomotif sehari satu, dan apapun itu, entah itu kartun, pemandangan, tokoh-tokoh, bebas lah, lakukan itu selama satu bulan nonstop hanya dengan posting gambar/video sehari satu, supaya anda di kenal dulu nih ciri khas apa anda di mata follower-follower instagram anda. Lalu  kalau ada yang bertanya, ‘’Posting jualannya kapan ?’’

Tunggu dulu, Sabaar kita ini mau membangun bisnis, bukan berdagang biasa, apalagi kerja secara konvensional, ibaratnya kalau kita ingin membangun sebuah gedung, kita harus sabar membangun terlebih dahulu pondasinya, dan memang itu yang paling lama kan dalam membangun sebuah gedung ? kalau sudah ke atas mah cepat sekali naiknya, yang lama itu membangun pondasinya. Begitu pula membangun bisnis, harus sabar, jangan buru-buru, harus kuat dulu pondasinya, di atur dan di kontrol semangatnya, karena semakin kuat pondasinya, maka akan semakin kuat pula kita menghadapi tantangan dan ujian apapun yang akan kita hadapi setelahnya, jangankan membangun bisnis sendiri, kerja sama orang lain pun tentu akan ada masa uji cobanya, ada masa trainingnya yang minimal tiga bulan, masing-masing profesi pasti sudah ada rintangannya sendiri-sendiri, maka jangan sampai anda ketika memulai bisnis, baru sebulan dua bulan pertama mendapatkan cobaan dan ujian, anda langsung down, dan langsung buru-buru mengambil kesimpulan bahwa anda tidak berbakat atau rezeki anda bukan disitu. Coba lah untuk menikmati setiap prosesnya, perkembangannya, kemajuannya yang anda rasakan, karena setiap orang memiliki kendala yang berbeda-beda meskipun melakukan hal yang sama dengan cara yang sama. Dan anda jangan mudah tergiur dengan iklan atau peluang bisnis lainnya yang berani mengatakan : ‘’bisnis mudah, membantu anda untuk menambah penghasilan, sekian juta dalam waktu sekian bulan / sekian tahun, yang membantu anda menggapai impian dan cita2 anda’’.

Percaya lah bahwa itu omong kosong semua, ketahuilah bahwa apapun bisnisnya, apapun produknya, yang pasti kita harus siapkan adalah pondasinya terlebih dahulu supaya kita tidak gampang menyerah, tidak gampang rapuh, tidak gampang terbuai kalau ada peluang bisnis lain, dan tidak gampang drop kalau belum ada hasil dari bisnisnya. Jangan sampai anda mudah loncat-loncat bisnis, baru jalan sebulan dua bulan tidak ada hasil, pindah ke yang lain, setelah itu jalan tiga bulan empat bulan belum ada hasil juga pindah lagi ke yang lain. Yang model seperti ini percaya lah mau bisnis apapun atau menjalankan usaha semudah apapun akan mudah untuk berhenti dan menyerahnya, semoga anda tidak seperti itu ya. Oleh sebab itu pahami terlebih dahulu pondasi ini. Pastikan dalam satu bulan pertama itu anda belajar konsisten terlebih dahulu untuk upload sehari satu foto/video sesuai dengan hobby dan minat anda masing-masing tanpa pernah bolong satu hari pun. Kalau anda sudah lolos tahap ini, naikkan lagi level tingkat kesulitannya menjadi,

Tahap ke Empat, yaitu anda mulai posting dagangannya entah itu produk percetakan ataupun produk merchandisenya. Nah disini kami ingin menggaris bawahi, bahwa kami ingin memberikan saran kepada anda semua kalau di antara produk Percetakan atau produk Merchandise, pastikan anda fokus terlebih dahulu mau produk Percetakannya yang akan anda up atau produk Merchandisenya. Dan tidak sampai disitu, misalkan anda mau fokus produk Merchandisenya, anda fokus ke custome kaosnya terlebih dahulu atau custome mug, atau custome topi terlebih dahulu dll. Begitu pula jika ingin fokus produk Percetakan, anda mau fokus ke produk yang mana dulu nih di antara semua produk percetakan, mau stikernya dulu kah, atau spanduknya dulu kah, atau posternya dulu kah, dll.

Dan kalau ada yang bertanya lagi, ‘’memangnya biar apa di fokuskan seperti itu ?’’ Karena misi awalnya  seperti yang kami jelaskan tadi, bahwa kita membangun personal branding kita terlebih dahulu, kita bikin orang itu kenal sama kita dulu dengan spesialisasi yang spesifik, supaya orang mudah mengingat kita. Karena faktanya perusahaan-perusahaan besar di luaran sana yang selama ini sudah kita kenal, awal kemunculan mereka itu muncul hanya dengan satu produk, Cuma Satu Loh, tetapi mereka sangat fokus dan konsisten pada produk itu. Contoh misalnya yang paling mudah, GOJEK misalnya, semua orang tahu awal kemunculan GOJEK itu berasal dari perusahaan yang berdiri di bidang Ojek Online, di awal berdirinya mereka hanya fokus terus pada bidang ini, sampai pada akhirnya ketika sudah banyak orang yang mengenal mereka, baru mereka melebarkan sayapnya ke produk yang lain, seperti GoCar, Go Food, Go Clean, Go Massage, dll.

Contoh perusahaan lain yang tidak asing lagi yaitu, Indofood, dengan produk andalannya mie instan yaitu Indomie. Pada zaman dahulu produk mereka hanya memiliki sedikit varian, yang umumnya mie goreng dan mie kuah (rebus), setelah produk mereka sudah di kenal banyak orang, mulailah mereka menciptakan varian rasa yang bermacam-macam, dan tidak sampai disitu bahkan mereka menciptakan beberapa bidang usaha lain di antara sekian banyak kerajaan bisnis lainnya yang berada di bawah naungan Salim Group.

Dan masih banyak contoh perusahaan lain yang awal mula kedatangannya itu berdiri dari hanya mengandalkan satu produk. Meskipun ada juga beberapa perusahaan yang sejak dulu hingga sekarang produknya hanya itu-itu saja. Cuma kami tidak berani menyebut nama perusahaannya apa, khawatir kalau ada yang kami sebut eh ternyata perusahaannya sudah berkembang membuat produk yang lain tetapi kami belum meng-update-nya, sampai sini paham ya.

Oleh karena itu kami menyarankan pastikan anda memilih produk spesifik apa yang ingin anda spesialisasikan di akun instagram anda agar ada terkesan bahwa, Orang yang kalau mengingat anda akan berkata : ‘’oh dia yang jual itu ya’’, oh dia yang jualan itu ya, gitu loh maksudnya, paham ya. 

Atau kalau memang anda ingin langsung menjabarkan semua produk Digital Printing ini juga tidak masalah, pilihlah pilihan yang menurut anda cocok, tidak beban, serta enjoy menjalaninya, dan pastikan bahwa pilihan anda membuat anda bisa konsisten meng upload iklan dagangan anda secara terus menerus tanpa henti. Jadi terserah anda, mau di peretelin jadi kecil-kecil atau menggabungkannya secara keseluruhan sama saja tidak ada yang salah, yang penting praktekan dan langsung di laksanakan, yang salah itu justru yang kebanyakan mikir sampai akhirnya tidak ada yang di lakukan sama sekali, sampai sini paham ya.

Setelah melewati tahap ke empat, kita naikkan lagi level kesulitan berikutnya menjadi Tahap yang Kelima, yaitu mulai mencoba konsisten di bulan ke tiga untuk mencari atau menambah jumlah follower. Tanpa mengurangi dan meninggalkan kebiasaan yang sudah di lakukan sejak bulan pertama yaitu upload foto/video setiap hari dan bulan kedua yaitu upload foto serta dagangan/jualannya setiap hari. Pastikan kebiasaan yang sudah di bangun sebelum-sebelumnya jangan di tinggalkan.

Nah di bulan ketiga, saatnya level kesulitannya mulai di tambah yaitu dengan menambah jumlah follower, yang itu ada polanya dan ada ketentuannya, tidak asal main follow-follow saja. Yang pasti, pastikan akun yang akan anda follow itu akun yang aktif, bukan akun fake atau akun palsu yang jumlah follower atau followingnya ada di bawah 100 atau 200. Lalu bagaimana cara memastikan akun itu aktif atau tidak ?, ada beberapa cara, yang pertama, klik akun yang ingin di follow, lihat postingannya terakhir tanggal berapa, kalau akun itu postingan terakhirnya sudah beberapa tahun yang lalu, kemungkinan besar akun itu sudah tidak aktif, upayakan carilah akun-akun yang postingan terakhirnya itu beberapa hari yang lalu, bukan beberapa minggu yang lalu apalagi beberapa tahun yang lalu, dan pastikan pemilik akun itu adalah orang yang sekiranya target market kita. Contohnya, orang-orang yang usianya masih memungkinkan ada kemampuan untuk membeli produk kita, dan yang jelas jangan follow akun anak kecil, itu bisa di lihat dari apa yang di posting dan seperti apa foto profilnya. Mainkan feeling anda, mainkan perasaan anda bahwa orang ini cocok atau tidak untuk di follow.

Cara yang kedua, kalaupun di akun tersebut terlalu jauh jarak postingan terakhirnya belum tentu juga akun itu sudah tidak aktif, lihat storynya, dia sedang membuat story atau tidak, karena pasti ada beberapa orang yang malas post di IG feednya tetapi lebih sering rajin post di insta storynya, nah kalau orang tersebut sedang membuat insta story, akan terlihat lingkaran foto profilnya seperti ada lingkaran warna merah-merah gradasi, itu sudah pasti akunnya aktif, dan kalau menurut anda di lihat dari foto profilnya atau postingannya ok, anda follow.

Kalau kedua cara itu bagi anda terasa lama dan malas nge cek in satu-satu, ada cara terakhir atau jalan pintas untuk memastikan akun itu aktif atau tidak. Gampang, yaitu anda tinggal search atau tokoh-tokoh terkenal seperti Pak Tung Desem Waringin, Miss Merry Riana, atau tokoh-tokoh lain seperti artis-artis misalnya, yang kira-kira sebagian besar followernya itu adalah market kita.

Setelah anda klik salah satu dari akun mereka, anda lihat postingan terakhirnya kapan, biasanya mereka-mereka itu posting foto atau video hampir setiap hari, dan pasti ada puluhan bahkan ratusan akun yang ada pada kolom komen. Pada akun-akun yang ada di kolom komen itu lah yang anda follow, karena walaupun akun Instagramnya jarak upload atau jarang instastory, tetapi akun mereka itu terlihat aktifnya karena komen mereka, bukan postingan mereka, sampai sini paham ya ? oleh karena itu sebisa mungkin search lah tokoh-tokoh yang sekiranya followernya itu sebagian besar market anda, kalau anda searchnya artis cilik, walaupun follower nya jutaan, nanti yang ada ketika anda cek followernya malah sia-sia dan buang-buang waktu, karena penggemar dari artis cilik itu sudah pasti sebagian besar anak-anak juga, (walaupun ada juga orang dewasanya tetapi sedikit), kita fokus saja pada sesuatu yang memungkinkan kita untuk mendapatkan apa yang ingin kita dapatkan lebih besar kurang lebih paham ya sampai sini ?

Lakukan hal itu setiap hari dengan pola : Pagi hari (sekitar Pukul 06.00-08.00) follow 100 akun, lalu malam harinya (sekitar pukul 18.00-20.00) anda unfollow lagi akun-akun tersebut, (kecuali kalau ada akun yang anda suka dengan isinya/postingannya, terserah anda mau tetap di follow atau di unfollow). Besok paginya lakukan lagi hal yang sama, follow lagi 100 akun, malamnya anda unfollow lagi 100 akun. Ingat ya maksimal hanya 100, lebih dari 120 - 150 anda mem follow akun-akun orang lain maka anda akan mendapat teguran dari instagramnya, karena mereka melarang memfollow akun sebanyak-banyaknya dan meng-un-follow akun sebanyak-banyaknya dalam jangka waktu yang berdekatan, oleh karena itu, kami menyarankan anda agar bermain yang aman-aman saja, yaitu cukup 100 akun yang kita follow dalam 1 hari, itu pun kita kasih jarak waktu pada malam harinya untuk kita un follow, dan besoknya kita follow lagi orang yang berbeda, tujuannya untuk apa ? supaya semakin bertambah setiap harinya orang yang berbeda ketika melihat postingan atau dagangan kita. Masa sih anda mau setiap hari yang melihat dagangan kita orangnya dia lagi, dan dia lagi. Tidak akan meluas berarti informasi dagangan kita. Itulah fungsinya pada bulan pertama, kami tadi sudah mengajarkan untuk rutin upload personal branding anda setiap hari, supaya kemungkinan besar di follbacknya tinggi.

Sekarang coba anda bayangkan kalau ada yang follow anda lalu anda melihat akunnya milik siapa, isinya apa, pasti akan ada rasa ingin follback jika isi akun yang memfollow itu isi postingannya menarik kan ? bermanfaat kan ? apalagi kalau akun itu konsisten upload foto/video setiap hari, maka akan terlihat tanggal-tanggal terakhir uploadnya kapan, sampai sini paham ya.

Setelah melewati bulan pertama dengan konsisten upload foto/video setiap hari, lalu bulan kedua konsisten upload dagangan/jualan setiap hari, lalu bulan ketiga konsisten menambah jumlah follower setiap hari, ketika tiga bulan pertama itu sudah mulai anda bangun pondasi instagram anda, tentunya dengan mindset anda yang semakin matang. Sekarang saatnya anda mulai memperkenalkan diri anda secara personal, akun per akun, yang mana disini sudah mulai memasuki tahap yang sudah semakin rumit, yang sebenarnya tidak rumit juga sih, selama anda enjoy menjalaninya, tetap akan asik kok, santai saja ðŸ˜‰, yaitu anda mulai menyapa target market anda secara personal langsung melalui direct messages atau DM. Mulai perkenalkan diri anda, dengan salam kenal, sebutkan tujuan anda apa, lalu akhiri kalimatnya dengan meminta maaf, lakukan ini secara konsisten dan terus menerus pada bulan ke empat, dan bagaimana format kalimatnya ? berikut kami akan berikan contoh :

Permisi Pak/Bu.. (pilih salah satu, bpk/ibu, sesuaikan dengan siapa akun yang akan anda sapa jangan dua2nya supaya orang tsb merasa di sapa dan tidak merasa di spam) Salam Kenal..

Saya Dani, mohon izin numpang jualan yaa..

Bikin merchandisenya yuukk yang bisa di Custome sendiri mulai dari Kaos, Sweater, Masker, Jam Dinding, Bantal, Topi, Hoodie, Mug, Hard/Soft Case, dll..

Kita juga memiliki berbagai macam produk Percetakan untuk kebutuhan Kantor dan Usaha , mulai dari Kartu Nama, Brosur, Id Card, Poster, Kalender, Banner, Stiker, Spanduk, Foto (All Size), Album Foto, dll..

Jika Butuh dan Berminat, ingin melihat Semua Produk dan Testimoni Kita (Cek akun IG utama kita di @kakdaniofficial), Serta Menghubungi Kontak Kita (WA) silahkan klik link 👉 https://linktr.ee/KakDaniStore

Atau klik link di Bio 😉

Terimakasih, maaf sudah mengganggu ya 🙂

Anda bisa gunakan contoh format kalimat di atas, atau anda juga bisa memodifikasinya sesuai dengan selera anda yang menurut anda nyaman dan lebih sopan. Lalu anda Copy dan anda Paste ke semua target market anda yang berbeda, sehingga anda tidak perlu repot-repot mengetik ulang lagi dan bisa menghemat waktu. Sekilas mungkin akan terlihat dan terasa seperti nyepam, tetapi jika anda mampu merangkai kalimatnya dengan baik maka orang yang menerima pesan anda tidak akan merasa terganggu dengan DM anda, justru akan memahami maksud kedatangan anda, apalagi kalau anda tutup dengan kalimat Mohon Maaf Sudah Mengganggu.

Pertanyaannya, ‘’sampai kapan’’ ? Sampai Ada Hasil. Karena kalau anda lakukan ini secara konsisten dan terus menerus saya yakin tidak akan mungkin tidak ada hasil, pasti akan ada hasil, apalagi kalau anda mengikuti semua polanya dengan rapi dari bulan pertama, kedua dan ketiga, akun anda seharusnya sudah kuat dan sudah seharusnya di percaya banyak orang. Pada tahap ini juga akan cukup rumit, karena untuk melakukan Direct Messages ke banyak akun, algoritma instagram tidak membolehkan kita men-DM ke banyak akun lebih dari 20 akun, lebih dari pada itu kalau anda tetap ngeyel men-DM orang dalam jumlah yang banyak anda akan kena teguran seperti dibawah ini :



Oleh sebab itu kami menyarankan agar anda men-Direct Messages ke akun yang berbeda maksimal tidak lebih dari 15 akun setiap hari (yang itu aman dan kami sudah membuktikannya). Yang jadi pertanyaannya, kalau kita sehari hanya promosi menawarkan dagangan kita cuma ke 15 orang, mau sampai kapankah kita akan berhasil ? Sedangkan di luaran sana banyak orang yang berjualan menggunakan Ads berbayar yang sekali posting dagangannya itu bisa mencapai ke ribuan akun dalam setiap harinya, apakah kita bisa mengalahkan mereka yang sehari mempromosikan dagangannya bisa mencapai ribuan akun ? Nah disinilah kami ingin membagikan cara bagaimana anda bisa menjangkau lebih dari 15 akun orang lain dalam satu hari, dan berapa akun minimal yang di sarankan untuk banyak menjangkau akun orang lain dalam sehari.

Cara yang Pertama , kami menyarankan anda untuk membuat satu akun instagram lagi yang mana disitu tidak perlu anda isi dengan postingan-postingan seperti akun utama anda, cukup tampilkan foto profil anda dan lampirkan tulisan di bio akun profil anda bahwa akun ini hanyalah media promosi, dan cantumkanlah link akun utama anda, agar orang tahu siapa pemilik akun Instagram ini, kurang lebih seperti di bawah ini.

Akun tersebut gunanya hanya untuk menambah kapasitas jumlah DM kita ke 15 akun lain yang berbeda. Jika ada orang yang menerima DM dari anda dan mengklik akun anda, maka dia akan memahami kalau akun itu hanya media promosi, setelah dia membaca pada bio profil anda, yang jika dia meng-klik akun utama anda baru lah dia tahu siapa anda, dia pasti akan mengingat-ingat anda kalau suatu waktu butuh barang yang anda jual. Jadi akun kedua tersebut sifatnya hanya penghantar orang, mengarahkan orang ke akun utama anda, dan jangan lupa pula lampirkan akun Instagram anda yang lain (untuk promosi) pada akun utama anda di Bio anda, agar orang tahu bahwa anda lah pemilik akun dari akun tersebut, yang saya sudah memberi contoh pada gambar sebelumnya. Pada intinya yang penting tugas kita hanya menyapa, memberikan salam dan memberikan info bahwa kita menjual sesuatu, menawarkan sesuatu, perkara dia mau atau tidak urusan dia, masa iya kita mau memaksa ? toh setiap hari pun kita melihat di medsos kita banyak orang yang jualan, kalau kita sedang tidak butuh masa iya mau di paksa beli, jadi sama-sama memahamilah bahwa belum ada yang transaksi bukan berarti tidak suka, tetapi karena mungkin orang yang kita tawarkan belum butuh.

Dan sebenarnya dalam berjualan itu point utamanya yang ingin kami sampaikan disini adalah bagaimana kita main banyak-banyakan, main rajin-rajinan menawarkan pada orang-orang yang tepat dengan jumlah orang yang sebanyak-banyaknya. Mau belajar dengan pakar marketing S3 sekalipun pasti ujung-ujungnya SAMA, dan bahkan 90% terjadinya transaksi dan penjualan itu karena menawarkan suatu produk jasa atau barang bertepatan dengan orang yang BUTUH.

Contoh misalnya, anda yang saat ini sedang membaca tulisan ini coba anda perhatikan diri anda setelah membaca tulisan ini, perhatikan diri anda bahwa uang sekecil apapun atau sebesar apapun yang anda keluarkan setelah ini, coba anda amati dan anda pikirkan, bahwa ketika anda ingin mengeluarkan uang untuk membeli sesuatu manakah potensi kemungkinan yang paling besar, karena anda butuh sesuatu / sedang suka sesuatu ? saya yakin sebagian besar kemungkinan anda mau mengeluarkan uang karena anda sedang butuh sesuatu. Dan saat anda rela mengeluarkan uang untuk sesuatu, apakah karena anda benar-benar butuh sesuatu tersebut ? atau karena hebatnya seseorang dalam menjual sesuatu tersebut yang anda butuhkan ? paham gak kira-kira maksud saya ? yang inti sebenarnya adalah ‘’Transaksi itu terjadi karena ada yang menjual/menawarkan dan ada yang membeli saat butuh’’ Banyak faktor atau contoh lain yang membuat dagangan kita belum terjual bukan berarti karena tidak laku atau jelek, tetapi bisa jadi karena kebetulan kita menawarkan pada orang yang belum terlalu membutuhkan atau sudah membutuhkan tetapi dana mereka belum siap, mau sehebat apapun kita presentasi dan secantik apapun mengemas sebuah produk dalam beriklan kalau orang yang kita tawarkan belum butuh atau belum memiliki dananya, tidak akan terjadi yang namanya penjualan.

Kita terus fokus saja mencari calon costumer lain sebanyak-banyaknya ke semua orang dengan potensi market yang setepat-tepatnya, itu saja. Mereka yang saat ini sudah sukses dan menjadi milyarder pun bukan berarti mereka tidak pernah di tolak dan tidak pernah gagal, tetapi karena semangat juang mereka yang tinggi, kesabaran tanpa henti, serta keinginan untuk selalu mengintrospeksi diri dan memperbaiki diri dalam setiap usahanya, itulah yang membuat mereka bisa mencapai pada titik yang mereka inginkan saat ini.

Besar kecilnya uang yang di dapatkan hanyalah efek samping dari apa yang kita kerjakan. Mereka diluar sana orang-orang hebat yang mungkin sebagian di antara mereka, ada yang mungkin di mata kita atau menurut kita berkata : ‘’kok bisa sukses ya’’ atau bahkan pernah berkata : ‘’orang seperti itu masa iya bisa sukses ?’’. Sebagian besar kunci keberhasilan mereka, yaitu RAJIN, mereka rajin melakukan aktifitas yang sudah menjadi kewajibannya, bahkan tidak jarang rajin juga memberikan inovasi yang baru dalam setiap pekerjaannya, lalu SABAR, sabar dalam menjalani setiap prosesnya, sabar dalam menghadapi setiap tantangannya, dan yang paling penting KONSISTEN. Tingkat kesulitan tertinggi dalam menjalani usaha apapun atau pekerjaan apapun yaitu KONSISTEN (kecuali kalau masih bekerja menjadi pegawai/karyawan, karena itu bukan konsisten tetapi, takut di potong gaji atau bahkan takut di pecat), karena dengan konsisten, sudah pasti akan ada saja menemukan ide-ide baru, hal-hal yang baru bagaimana cara kita mempercepat langkah kita, bagaimana cara kita memberikan nilai tambah pada usaha kita, yang masing-masing setiap orang pasti akan menemukan cara dan ide yang berbeda-beda. Ide yang kami dapatkan belum tentu anda dapatkan, begitu pula sebaliknya, ide yang anda pikirkan belum tentu terpikirkan oleh kami, nanti anda akan merasakannya sendiri ketika anda sudah KONSISTEN.

Jadi kuncinya adalah, Rajin, Sabar, dan Konsisten, bukan jenius bukan bakat apalagi keberuntungan. Orang yang jenius kalau malas-malasan, lama kelamaan akan menjadi bodoh, bahkan orang yang beruntung pun kalau dia malas-malasan, dan hanya mengandalkan keberuntungannya lama kelamaan bisa jadi akan sial. Orang yang bodoh akan pintar dengan sendirinya kalau dia rajin dan orang yang sial akan datang keberuntungannya apabila dia sabar dan konsisten, yang tentunya di baluti dengan doa serta rasa syukur yang tinggi supaya tidak sia-apa yang telah di lakukan, dan menjadi sesuatu yang terbaik apapun dari semua hasil yang telah di upayakan.

Nah kembali pada topik yang tadi, setelah kita membuat akun instagram ke dua untuk menambah media promosi kita, maka berarti total baru 30 akun dalam sehari kita menyapa orang baru untuk memperkenalkan diri serta menawarkan dagangan kita. Sedangkan untuk pemula, kami menyarankan minimal 100 akun dalam sehari anda memasarkan dagangan anda. Bagaimana caranya memasarkan serta menyapa orang baru di medsos dengan jumlah sehari minimal 100 akun ?

Untuk instagram, kita sudah mendapatkan polanya, yaitu lakukan pada masing-masing akun sebanyak 15 kali share ke setiap orang yang berbeda pada pagi hari (sekitar pukul 06.00-08.00). Karena akun Instagram kita ada dua, maka kita sudah menyelesaikan 30 kali men-share, bagaimana mencapai sisanya ? Lakukan hal yang sama dengan men-share kembali pada sore hari atau malam harinya (sekitar pukul 18.00-20.00), sekaligus bertepatan dengan kegiatan meng-unfollow akun yang sudah anda follow 100 akun pada pagi harinya, yang berarti total kita sudah mencapai 60 kali dalam men-share, bagaimana dengan sisanya ?

Untuk meraih angka sisanya, sebenarnya sangat sederhana, yaitu anda tinggal membuat akun Instagram kembali untuk yang ketiga kalinya atau gunakan medsos lainnya seperti FB, Linked, dll, kenapa begitu ? hal itu dilakukan sebagai tolak ukur pembanding anda, mana di antara beberapa medsos yang kira-kira efektif masuk menjadi customer anda. Untuk di awal kami sarankan minimal anda mainkan tiga medsos, yaitu IG, FB, Linked, karena kami juga melakukan hal yang sama. Nanti anda bisa menilai sendiri mana di antara ke tiga medsos itu yang berpotensi bagi anda, yang kurang menarik respon dari orang-orangnya untuk anda, maka anda bisa tinggalkan dan fokus hanya pada medsos yang orang-orangnya / akun-akunnya sangat cepat dan responsive pada setiap sapaan anda. Dan sebenarnya tidak harus FB atau Linked, anda bisa menggunakan opsi lain seperti Line, Twitter, dll, lakukan apa yang bisa anda lakukan, praktekan apa yang bisa anda praktekan, jangan terlalu banyak menganalisa sehingga anda lebih banyak mengamati dari pada melakukan, karena rezeki setiap manusia itu mengalir pada orang yang banyak berusaha dan banyak bergerak, bukan banyak berpikir sehingga terlalu banyak petimbangan sampai akhirnya tidak bergerak sama sekali. Kalau perlu anda pakai semua medsos sebanyak-banyaknya tanpa tebang pilih, karena kami pun melakukan hal yang demikian, kami fokus pada tiga akun medsos kami yaitu IG, FB, dan Linked yang kalau di total-total dalam sehari kami men share info jualan serta sapaan kami bisa mencapai ratusan akun, tetapi karena kami sadar untuk anda sebagai pemula apalagi mungkin ada yang masih sangat sempit mempunyai waktu kosong, maka fokuskanlah dulu sehari minmal 100 akun dengan pola yang tadi kami ajarkan.

Yang mana dengan begitu sampailah kita pada pembahasan terakhir yaitu bagaimana potensi penghasilan serta bagi hasil dari usaha ini. Sekarang mari kita mulai berhitung, harap untuk fokus dan mencermati bagian tulisan ini. Jika dalam sehari anda memasarkan produk anda minimal 100 orang atau 100 akun secara konsisten, dan berturut-turut, maka dalam 1 bulan bisa di pastikan anda telah memasarkan dagangan anda sebanyak 3000 orang/akun (100/hari x 30 hari)

·       Dari 3000 orang jika 10% nya saja ada yang transaksi dengan estimasi keuntungan 1 buah produk sebesar Rp 5000, maka bisa di pastikan anda akan mendapatkan profit dengan perhitungan : 3000 x 10% = 300 orang/akun di kali Rp 5000 keuntungan dalam 1 produk maka hasilnya = Rp 1.500.000 dalam satu bulan. Itu kalau yang transaksi nya 10%, dari 3000 orang, bagaimana kalau ternyata 20% atau di atas itu ? anda bisa hitung sendiri keuntungan anda berapa.

·       Atau kita hitung yang lebih pahit dari pada itu, andai anda sudah pesimis duluan tidak akan mungkin mencapai 10% orang yang transaksi apalagi lebih, yuuk kita hitung bagaimana kalau kemungkinan yang transaksi hanya 1% dari 3000 orang. Berarti perhitungannya = 1% dari 3000 orang adalah 30 orang, Maka jika dari 30 orang kita estimasikan keuntungan dari 1 produk sebesar Rp 5000 hasilnya sebesar Rp 150 ribu, menarik kan ? Tentu amat sangat menarik mendapatkan Rp 150 ribu per bulan cuma hasil dari upload foto dagangan setiap hari, dan konsisten jualan ke 100 orang perhari cuma modal gadget, tanpa harus jalan kaki door to door dari rumah ke rumah menawarkan dagangan.

·       Dan jangan lupa, keuntungan bersih anda Rp 150 ribu itu, tanpa harus di potong biaya iklan selama 1 hari, satu minggu, atau satu bulan, tanpa harus juga di potong biaya operasional, karena anda hanya modal gadget dan tekad yang kuat untuk mau RAJIN, SABAR, dan KONSISTEN. Dan anda jangan lupa, penghasilan Rp 150 ribu itu bisa jadi bukan penghasilan bersih anda, pendapatan itu adalah hasil dari estimasi kalau anda mengambil keuntungan per produk sebesar Rp 5000, bagaimana kalau di atas itu ?    Rp 10.000 misalnya satu produk anda bisa hitung sendiri keuntungannya berapa, Dan kalau ternyata yang terjual lebih dari satu produk gimana ? Coba anda hitung ulang dan anda lipatgandakan lagi estimasi pendapatan anda berapa.

·       Dan kalau dalam satu bulan ternyata bukan hanya 1% yang terjual bagaimana ? misal 5% atau 10% bahkan lebih. Dengan estimasi keuntungan di atas Rp 5000/produk dan terjual lebih dari satu produk gimana ?. Dan kalau ternyata anda mampu menambah jumlah share jualan anda dalam SEBULAN menjadi 5 Ribu akun atau 10 Ribu akun/bulan gimana ? dengan cara anda membuat akun medsos lagi sehingga memungkinkan anda bisa men-share dagangan anda lebih banyak, masa sih anda tidak tertarik ?

·       Dan Ok, itu kalau berbicara manisnya, sekarang kita berbicara buruknya, bagaimana kalau anda dalam satu bulan tidak ada satu produk pun yang terjual ? Sudah pasti anda akan tetap untung. Kenapa kami mengatakan demikian ? Simak baik-baik uraian berikut : 

Pertama : anda tidak mengeluarkan modal besar untuk beriklan, semua anda lakukan secara gratisan dan sistemastis, bayangkan kalau dari awal anda sudah ber-ekspektasi terlalu tinggi dengan mengeluarkan modal awal untuk beriklan lalu tidak ada hasil, jika anda bukan mental petarung, maka sudah di pastikan anda akan drop dan berhenti.

Kedua : anda tidak perlu mengeluarkan biaya awal yang besar seperti biaya operasional, biaya produksi, biaya sewa toko / kantor, biaya maintenance mesin, biaya gaji karyawan, dan masih banyak lagi biaya-biaya tak terduga lainnya yang kalau anda pahami dan anda sadar betapa sulit dan besarnya modal awal untuk membuka sebuah usaha apapun itu jenis dan bidangnya, itulah sebabnya banyak orang yang terlalu banyak alasan tidak mau atau belum mau memulai usaha hanya karena masalah belum ada modal, padahal kita hidup di zaman yang sudah sangat modern dengan berbagai macam kemudahan dan kecanggihan teknologi, kita tidak merasakan susahnya orang tua kita terdahulu dalam berjuang memulai usaha, mulai dari mencari informasi yang masih sulit, tidak semudah sekarang, tidak ada transportasi yang memadai, menjual produk secara offline door to door / orang per orang, dan masih banyak lagi kesulitan yang kita tidak pernah rasakan betapa sulitnya berjuang pada zaman itu.

Disini anda hanya perlu modal niat dan tekad yang kuat serta keyakinan yang tinggi untuk menjalani ini semua. Dan keuntungan yang terakhir di antara masih banyak keuntungan-keuntungan lainnya namun kami ringkas untuk menghemat tulisan ini supaya anda tidak jenuh membacanya, yaitu Keuntungan Mendapatkan Data Base dan Relasi Baru yang akan anda dapatkan jika anda konsisten melakukan semua yang sudah kami terangkan dari awal.

Bayangkan jika anda konsisten melakukan hal-hal yang tadi kami sebutkan, tidak mungkin anda tidak mendapatkan kenalan orang baru, tidak mungkin anda tidak mendapatkan nomer HP baru dari orang-orang yang baru, yang kesemuanya itu adalah senjata utama anda jika anda memiliki ide untuk membangun bisnis anda pada bidang yang lain. Anda sudah mempunyai database yang kuat, anda sudah mempunyai kenalan orang-orang baru yang orang-orang baru itu pun juga mengenal anda SECARA PERSONAL, yang itu juga akan mempermudah anda jika anda berkeinginan memiliki usaha di bidang yang lain, itulah yang disebut dengan kekuatan RELASI / JARINGAN. Karena orang-orang kaya di luar sana tidak harus KAYA dengan dikenal banyak orang tetapi karena mereka memiliki JARINGAN / RELASI yang kuat dan solid, yang saya yakin anda setuju dan paham maksud kami.

Anda tidak perlu berkecil hati, kalau anda hanya bisa memulai usaha hanya dengan modal iklan gratisan dan anda juga tidak perlu bersedih hati kalau anda tidak memiliki modal yang cukup besar untuk memulai usaha, yang anda harus bersedih jika anda tidak mau memulainya sama sekali di saat kesempatan sudah ada, peluang sudah ada, dan cara-caranya sudah di beritahu tetapi tidak di praktekan.

Ingat, setahun dua tahun itu bukan waktu yang lama untuk membangun bisnis kita. Kenapa kalau kita bekerja dengan orang lain dalam jangka waktu yang lama, bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun kita sanggup, kita kuat, sabar menjalaninya, membangun dan membesarkan bisnis orang lain kita mau, sedangkan kita tidak mau sabar untuk membesarkan nama kita, brand kita, dan usaha kita sendiri. Kami hanya memberikan jalan dan informasi untuk anda bahwa ada peluang usaha yang bisa di kerjakan dengan modal sekecil-kecilnya dan dengan resiko yang sangat kecil bahkan kami berani mengatakan Tidak Ada.

Bergabunglah bersama kami jika menurut anda informasi atau peluang usaha yang kami berikan ini cocok untuk anda sebagai jalan pembuka anda yang memungkinkan anda bisa menjadi pembuka jalan keluar dalam urusan kesulitan finansial anda, atau jalan pembuka anda untuk bisa membuka usaha lain yang sesuai dengan pashion dan minat anda. Anda bisa gunakan keuntungannya dari hasil usaha ini untuk anda tabung atau anda juga bisa memanfaatkan database yang sudah anda kumpulkan sebagai media untuk mengembangkan usaha anda yang lain.

Secara angka mungkin kita akan kalah dengan mereka yang menggunakan iklan berbayar, yang dalam sehari mereka bisa mencapai ribuan akun bahkan puluhan ribu akun untuk berjualan, tetapi secara kedekatan emosional, akan terasa lebih dekat jika kita menyapa orang secara langsung dari pada sekedar hanya melemparkan iklan ke khalayak luas banyak orang. Contoh, misalkan anda butuh suatu barang, katakan lah laptop dengan merk A. Saat anda melihat iklan laptop dari merk A dan ada yang menawarkan anda secara langsung dengan merk A pula sesuai yang anda cari, maka saya yakin anda lebih memilih ber-transaksi dengan orang yang menawarkan ke anda secara langsung dari pada anda harus mencari tahu siapa orang yang memasang iklan pada laptop dengan merk A tersebut.

Dan ini berlaku untuk semua produk, kita pasti akan lebih respect membeli barang yang kita mau dengan orang yang menawarkan kepada kita secara langsung (tentunya pada orang yang ramah sikapnya dan detail penjelasannya ya) dari pada harus capek-capek mencari tahu siapa orang yang memasang iklan. Nah kedekatan emosional itu yang kami maksud, ada perasaan yang tidak bisa di rasakan oleh mereka yang beriklan secara berbayar, ataupun mereka yang beriklan hanya sekedar post di marketplace, itupula yang menjadi tekad kami untuk bisa mematahkan banyak statement orang-orang kalau berbisnis tidak punya modal yang besar itu tidak akan bisa jalan apalagi berkembang, yuukk mari kita buktikan bahwa kita bisa menjalankan usaha dengan modal yang minim. Anda bisa lihat kami memasarkan produk kami dengan cara menyapa anda secara manual/gratisan, kami membuat blog presentasi tulisan ini juga pada website yang gratisan, bukan yang berbayar, yang itu semua sudah kami lakukan agar anda pun juga bisa melakukannya.

Lalu pertanyaan berikutnya berapa modal yang harus di keluarkan untuk memulai usaha Digital Printing ini ? Sebenarnya kami pribadi tidak memberikan tarif harga bagi siapapun yang ingin bergabung menjalankan usaha Digital Printing ini bersama kami, hanya saja kami menyarankan sebelum anda memulai untuk menjual suatu produk, alangkah baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu produk apa yang akan anda jual, dan apa kelebihan serta kekurangan produk yang anda jual. Secara umum kami akan sulit menggambarkan kelebihan dan kekurangannya apa mengenai semua produk-produk kami, karena apapun yang akan kami katakan disini, sebagus apapun kami menjelaskan produk kami pada bagian deskripsi pasti akan ada saja pertanyaan lebih lanjut dari anda pada kami jika anda belum merasakannya dan melihatnya secara langsung. 

Ibaratnya kalau kita mau jualan nasi goreng, masa iya langsung kita jual kalau kita belum nyobain sendiri rasanya. atau kalau kita mau jualan mobil, masa iya kita tidak tahu mobil apa yang mau di jual, seperti apa spesifikasinya bagaimana rasa berkendaranya, dll. Kurang lebih seperti itu, jadi kami disini memiliki dua opsi yang mana kami membaginya menjadi dua paket yaitu paket Percetakan dan paket Merchandise, yang masing-masing dari kedua paket tersebut kami berikan harga special mulai dari :Karena selain kami mengajak anda untuk bergabung berbisnis dengan kami, kami juga menjual produk kami secara langsung tanpa menampilkan Price List dengan memiliki tag line :

‘’Pilih Produknya, Desain Sesukamu &

Tentukan Harganya Sesuai Dengan Budgetmu’’


Kenapa kami berjualan dengan menggunakan metode seperti itu ? Pertama, karena dengan cara itu kami bisa menyeleksi, mana customer-customer kami yang benar-benar ingin serius bertransaksi pada kami atau mana customer-customer yang cuma ingin iseng-iseng banding-bandingin harga, karena kalau kami paparkan harga di depan secara jelas, bisa di pastikan banyak orang-orang yang akan membanding-bandingkan harga mana yang terbaik dan termurah dengan tempat lain, itu pula alasannya mengapa banyak ollshop-ollshop yang ketika kita ingin bertanya mengenai harga di kolom komentar kebanyakan jawaban di antara mereka adalah : ''Cek DM nya ya''


Yang kedua, dengan cara seperti itu kami bisa mendapatkan keuntungan dua kali lipat bahkan lebih dari setiap produk yang kami jual, karena tidak semua customer tahu harga-harga pasaran produk yang kami jual, tidak semua customer juga mencari harga yang paling murah dan bahkan ada pula customer yang rela membayar sedikit lebih mahal asalkan mendapatkan kualitas yang maksimal, yang kami rasa anda pun juga pasti pernah menjadi customer dengan type yang seperti itu. Dan yang ketiga, dengan cara ini kami juga bisa membantu banyak orang. Kami akan mencoba memberikan contoh atau asumsi pada produk lain, Misalkan harga mobil 100 juta, kita mau jual 150 juta, sehingga kita mendapatkan untung setengahnya dari harga modal, lalu jika ada yang bertanya pada kita :

 

Customer : ‘’harga mobil yang kamu jual berapa ?’’  lalu kita menjawab,

Kita           : ‘’kamu mau membeli mobil dengan budget yang harganya berapa ?’’

Customer : ‘’budget saya Cuma 140 juta nih’’

 

Kalau anda berada di posisi tersebut apa yang akan anda lakukan ? kalau anda tetap ingin fokus mendapatkan keuntungan setengahnya, pasti anda tidak akan mau melepasnya dan kembali menunggu sampai ada yang mau memberikan harga sesuai dengan harga yang anda inginkan. Tetapi kami berbeda, kami ingin tetap mendapatkan keuntungan walaupun tidak sebesar yang kami harapkan, yang penting, kami tetap memiliki untung/profit, dan yang paling penting dengan begitu pula kami tidak kehilangan rezeki dari customer kami hanya karena kami ingin mendapatkan profit yang lebih tinggi. Karena di dalam dunia penjualan, apapun bisnis dan produknya, anda akan di hadapkan pada dua pilihan, yaitu : ‘’menjual barang yang susah di jual tetapi sekalinya terjual mendapatkan komisi atau keuntungan yang besar, seperti : mobil, asuransi, property, dll’’. Atau menjual barang yang mudah dijual tetapi untungnya sedikit.


Nah di bidang Digital Printing ini lah anda bisa mendapatkan keduanya, anda bisa menggunakan pola jualan kami barusan atau anda juga bisa menggunakan strategi lain yang anda suka, seperti memberikan harga lebih mahal tetapi mendapatkan bonus barang lain, atau menawarkan paket komplit dengan melampirkan paket A atau paket B jika membeli barang ini akan mendapatkan  bonus barang ini dan itu, dll atau bisa juga meberikan diskon besar apabila membeli barang dengan minimal belanja sekian-sekian, dan masih banyak cara lain untuk menarik perhatian customer. Lakukan apa yang anda bisa lakukan, karena setiap orang memiliki kreatifitasnya masing-masing yang berbeda. Lalu apa yang akan anda dapatkan jika memilih paket Percetakan


1 Lembar Foto A3

1 Lembar Poster A3

1 Lembar Spanduk Ukuran 1x2 m

1 Lembar Stiker Vinyl

1 Lembar Stiker Chromo

1 Lembar Stiker Transparan

1 Box Kartu Nama


Total ada 7 produk yang kesemua produk itu amat sangat berguna untuk modal awal anda membangun personal branding anda, anda bisa mencetak ke semua produk itu menggunakan nama anda, brand anda, logo anda, dan untuk mengenalkan ke banyak orang bahwa itu lah anda. Selain itu, produk itu juga bisa menjadi bahan presentasi anda, bahan refrensi anda, serta bahan persiapan anda jika ada yang bertanya-tanya tentang produknya pada anda, maka anda sudah siap, dan percaya diri untuk menjelaskan serta menjualnya, karena anda sudah melihat sendiri dan merasakan sendiri kualitas barangnya. Jadi tidak ada yang sia-sia. Semua bisa anda gunakan untuk pribadi, seperti misalkan Spanduk, anda bisa cetak sendiri untuk isi menu dagangan anda yang bisa anda taruh dan anda pajang di depan rumah, atau dimana saja yang sekiranya strategis, lalu ada poster atau foto yang anda juga bisa cetak sendiri, cetak foto pribadi atau cetak foto keluarga anda, yang itu semua bisa anda jadikan bahan iklan untuk testimony anda produk pada Instagram anda. Begitu pula dengan paket merchandise, dengan harga yang sama anda akan mendapatkan :


1 Kaos

1 Topi

1 Mug


Yang kesemuanya itu bisa anda desain sendiri sesuai dengan brand anda atau merk anda untuk kebutuhan media promosi anda. Dan sekarang anda bisa pilih ingin memilih paket yang mana. Pilihlah paket yang sekiranya berguna buat anda dan anda semangat untuk memulai jualannya. Anda bisa pilih mau ambil produk percetakan dulu baru nanti ambil produk merchandisenya atau sebaliknya. Jika anda memilih Paket Produk Percetakan, maka akan kami buka semua list harga terbaik dari Produk Percetakan kami yang nanti bisa langsung anda gunakan, untuk menentukan harga jual anda serta mendapatkan produknya langsung, dan jika anda memilih Paket Produk Merchandise maka akan kami buka pula semua list harga terbaik dari Produk Merchandise kami.

 

Atau jika anda punya greget dan semangat yang tidak tanggung-tanggung anda juga bisa langsung pilih paket keduanya, yang mana jika anda langsung memilih dua paket sekaligus tentu kami akan menghargai semangat anda dengan memberikan harga khusus, yaitu :

Paket Percetakan Rp. 249 Ribu

Paket Merchandise Rp. 249 Ribu

Total Rp. 498 Ribu + Free Ongkir + Disc. 20%

Total bersih yang anda bayar hanya

Rp. 398.400 


Dan tidak sampai disitu, ketika nanti anda sudah memilih paket mana yang akan anda ambil, anda akan kami berikan link khusus yang tidak pernah kami sebarkan pada umum, yaitu video tutorial bagaimana cara belajar mendesain melalui Hp Android anda dan itu GRATIS tanpa harus ada biaya-biaya lagi, sebagai bekal bagi anda untuk menjalankan bisnis Digital Printing ini, yang mana tentunya anda pasti memerlukan kemampuan mendesain untuk menambah harga jual anda dengan adanya jasa desain pada diri anda. Itulah komitmen kami, bahwa kami tidak mungkin mengajak anda bergabung bersama kami lalu membiarkan anda jalan sendiri tanpa mempunyai bekal pegangan yang kuat, yang dengan itu pula bisa juga menjadi peluang promosi anda, nilai lebih anda di banding orang lain, apalagi jika anda pandai bertutur kata yang membuat customer betah terhadap anda. Yang nantinya proses kerjanya adalah ketika anda mendapatkan customer, anda yang mendesain pesanan customer tersebut (jika belum ada desainnya), anda bisa memberikan jasa desain gratis untuk pancingan awal agar customer kembali lagi, atau anda juga bisa komersilkan sebagai nilai jual lebih anda, silahkan anda pilih yang menurut anda cocok sesuai dengan customer yang akan anda hadapi dan anda temui, lalu anda tinggal langsung setorkan file mentah customer anda pada kami untuk siap cetak.  


Silahkan pilih paketnya yang cocok dengan anda, apapun pilihan paketnya, yang utama bagi kami bukan soal pilihan paket yang anda pilih, tetapi bermanfaat atau tidaknya informasi dan peluang usaha yang kami bagikan terhadap anda semuanya, kami ingin anda bisa mandiri, bisa berkembang dan tumbuh bersama kami tanpa ada istilah upline, downline, atasan bawahan, dll. Semua semata-mata murni kami lakukan hanya untuk membantu anda apabila anda ingin memiliki penghasilan lewat jalur di bidang usaha atau penjualan secara online dan digital. Kami siapkan produknya tanpa anda harus repot-repot memikirkan proses produksi, biaya operasional, maintenance mesin, dll. Dan apabila anda memiliki keinginan berwirausaha di bidang lain, kami juga sudah menjabarkan semua ilmu nya di atas bagaimana cara memulai, apa saja tahapan-tahapannya, bagaimana cara memasarkannya, tinggal anda menyesesuaikannya sendiri dengan produk yang ingin anda jual.


Yang mana biasanya di tempat lain anda di minta untuk membayar terlebih dahulu baru di berikan semua fasilitas serta ilmunya, sedangkan di kami justru sebaliknya, anda membaca dahulu, anda mempelajari dahulu, lalu baru anda ambil keputusan, tanpa harus kami rayu-rayu apa lagi kami paksa dan tanpa harus kena jebakan batman yang akan di arahkan kembali untuk biaya ini dan itu, semua sudah kami jabarkan di awal karena bagi kami itu merupakan ladang ibadah bagi kami yang semoga dengan cara membagikan informasi serta ilmu yang bermanfaat kepada anda semua, berharap berkahnya usaha kami, serta meluas dan berkembangnya usaha kami.


Karena kesuksesan tidak melulu berbicara soal kerja keras dan kerja cerdas tetapi berbicara juga soal seberapa banyak anda membantu sesama, seberapa baik hubungan anda dengan Allah swt Tuhan Yang Maha Esa serta seberapa baik dan dekat hubungan mu dengan sesama manusia yang kalau di agama Islam istilah lainnya adalah Hablumminallah dan HablumminannasHal itu juga bisa merupakan factor X yang bisa mengantarkan anda menuju cita-cita dan impian anda setelah melakukan berbagai macam upaya dan ikhtiar yang maksimal. Makanya tidak heran banyak teman-teman kita atau rekan-rekan kita di luaran sana yang sudah menjalankan bisnis yang sama, cara kerja yang sama, metode dan strategi yang sama tetapi hasilnya pasti berbeda.


      Jika anda tertarik dan berminat untuk bergabung silahkan klik Link  

                    Hubungi Kami pada halaman utama di paling atas

                               atau klik Link di Bio Instagram kami @kakdanioffial



Terakhir dari kami, apabila terdapat kesalahan pada penulisan atau kata-kata yang kurang berkenan di hati Bpk/Ibu semuanya lebih dan kurangnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. 






Kak Dani Official

(Nuryasin Dani)